BENARKAH MUSIK ITU HARAM DALAM ISLAM?

BENARKAH MUSIK ITU HARAM DALAM ISLAM?



Mengenai hukum musik dalam Islam menurut Al-quran dan Hadist shahih

Dalam Al-quran sendiri tidak ada ayat yang menerangkan secara tegas larangan musik, tetapi ada isyarat.

Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman dalam surat Luqman ayat 6
"Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan."

ayat di atas banyak ahli tafsir (termasuk tafsiran sahabat ibnu mas'ud) mengatakan:
perkataan yang tidak berguna (lahwal hadist) ini maksudnya adalah nyanyian dan alat musik .


Terkait larangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang musik, bisa kita dapatkan dalam beberapa hadist. Jika telah jelas ada larangan dari Rasulullah maka tak ada lagi keraguan akan keharamannya.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Sungguh, benar-benar akan ada di kalangan umatku sekolompok orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan alat musik" (HR.Bukhari no.5590)


Hadist di atas menunjukkan bahwa kelak akan ada yang menghalalkan beberapa hal. Dan kita sudah tau khamr hukumnya haram, zina hukumnya haram, kain sutera bagi laki-laki hukumnya haram.  
Karena alat musik di sebutkan bersama-sama dengan hal-hal yang haram tadi itu artinya, Rasulullah mengharamkannya. Tapi ada sebahagian orang yang tetap menghalalkannya, kita tahu ada beberapa ulama konterporer yang membolehkan.

Dari hadist di atas secara jelas mengatakan bahwa musik itu haram.

Tapi ada hadist shahih lainnya yang membolehkan alat musik tertentu, yaitu duff(rebana) yang di bolehkan dalam situasi tertentu seperti pernikahan.

Jadi musik secara umum itu haram kecuali rebana dalam situasi tertentu di bolehkan.


fatwa syaikh utsaimin

___________________________________

video youtube (tentang hukum musik)


Comments

Popular posts from this blog

HUKUM ISBAL (CELANA DI BAWAH MATA KAKI)

UMAT ISLAM MENYEMBAH KA'BAH?